PESONA SEKS WANITA DI PUSAT KUASA

Cleopatra berada diantara Julias Caesar dan Mark Anthony, sedangkan Ken Dedes berada diantara Tunggul Ametung dan Ken Arok. Mereka berbagi relasi kuasa dan seks. Ken Dedes digambarkan sebagai perempuan cantik dengan “anu” yang bersinar. Sementara beberapa literatur lebih menggambarkan sensualitas Cleopatra dan kemahirannya dalam melakukan hubungan seksual.

Ken Dedes adalah putri dari seorang pendeta Budha yang bernama Mpu Purwa. Pada suatu ketika Tunggul Ametung, penguasa Tumapel, dalam perjalanannya berburu melihat Ken Dedes dan kemudian terpikat oleh kecantikan Dedes. Selanjutnya dia singgah ke rumah Dedes dan berniat melamarnya. Dedes bukannya keberatan dengan lamaran Tunggul Ametung, tetapi Dedes meminta Ametung untuk menunggu kepulangannya ayahnya, Mpu Purwa, yang masih di hutan.

Namun permintaan Dedes ini tidak dikabulkan Ametung. Dia sudah tidak sabar untuk bisa segera memiliki Dedes. Maka diculiklah Ken Dedes dan dibawanya ke Istana untuk dijadikan permaisuri. Ketika Mpu Purwa kembali kerumah, Ken Dedes tidak lagi dijumpainya, maka murkalah dia. Dengan serta merta keluarlah kutukan dari mulutnya; “barang siapa yang menculik Ken Dedes, dia akan menemui kematian karena kecantikan Ken Dedes.”

Selanjutnya terbuktilah kutukan Mpu Purwa. Tunggul Ametung mati dibunuh Ken Arok, dan Ken Dedes kemudian diperistri oleh Ken Arok pula.

Sementara Cleopatra, dia diyakini sebagai seorang putri keturunan Yunani, sekalipun dia berkuasa di Mesir. Ketika di Mesir tejadi krisis politik, sehubungan perebutan kekuasaan antara Cleopatra dengan Ptolomes (adiknya), menarik perhatian Penguasa Romawi. Julius Caesar, penguasa Romawi, mendatangi Mesir dengan maksud untuk menaklukannya. Namun sesampai Mesir, dia disodori potongan kepala Pompey, yang sebelumnya telah dibunuh atas perintah Ptolomeus. Pompey adalah musuh politik Caesar, namun dia adalah konsul Roma yang tetap harus dihormati. Melihat itu, Julius Caesar langsung murka. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Cleopatra yang sebelumnya telah melarikan diri keluar Mesir, untuk kembali dan berusaha memikat Julius Caesar.

Usaha Cleopatra membuahkan hasil, Julius Caesar terpikat padanya, bahkan memutuskan untuk tinggal di Mesir selama satu tahun. Dari hubungan mereka lahirlah Ptolomeus Caesar. Cleopatra bersikeras agar Julius Caesar menjadikan anak mereka sebagai putra mahkota, namun Julius enggan memenuhi keinginan Cleopatra.

Setelah Julius Caesar wafat, Cleopatra menjalan hubungan cinta dengan Mark Anthony, penguasa Romawi selanjutnya. Dari hubungan ini lahirlah 3 orang anak, Alexander Helios, Cleopatra Selene II dan Ptolomeus Philladelpus. Saking terpikatnya Mark Anthony kepada Cleopatra, dia sampai memutuskan untuk tinggal di Alexandris. Bahkan dia mengangkat Ptolomeus Caesar dan Cleopatra sebagai wakil penguasa Mesir dan Cyprus. Alexander Hellios diangkat sebagai penguasa di Armenia, Media dan Parthia. Cleopatra Selene II diangkat sebagai pemimpin di Libya dan Cyrenaica. Adapun Ptolomeus Philladelpus diserahi wilayah Phoenica, Sicilia dan Suriah. Selain itu, Mark Anthony juga memberi gelar Cleopatra sebagai “Ratu atas Raja”.

Sikap poltik Mark Anthony ini membuat Senat Romawi berang, dan selanjutnya melancarkan serangan ke Mesir. Serangan ini membuat pasukan Mark Anthony kalang kabut dan menderita kalah hebat. Karena terus terdesak, Mark Anthony memutuskan untuk mengambil jalan pintas. Dia bunuh diri dengan menusukkan pedang ke tubuhnya. Aksi bunuh diri Mark Anthony ini selanjutnya diikuti oleh Cleopatra. Cleopatra pun bunuh diri juga.

2 responses to this post.

  1. Posted by Edi rohani on 22 November 2011 at 04:10

    Antara kuasa dan wanita membentuk lingkaran dan lengkuhan luar biasa!

    Balas

  2. Roughly motivational place of duty you give rise to at this juncture. Seems to facilitate lots of relations enjoyed and benefited from it. Cheers and credit.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: