Pilkada Kulon Progo 2011

Pilkada Kulon Progo 2011 bakal diramaikan oleh belasan tokoh masyarakat, politisi, pengusaha, dan pejabat yang mencoba mengadu untung dalam pertarungan kandidasi calon bupati. Sejumlah nama mulai bermunculan, begitu juga dengan sejumlah partai politik  yang sudah memantapkan langkah untuk melakukan penjaringan dan mengelus-elus jago.

Pilkada Kulon Progo 2011  tidak diikuti oleh Bupati Kulon Progo saat ini, Toyo S Dipo, karena yang bersangkutan telah dua periode menduduki jabatan Bupati. Namun demikian, agaknya nama Mulyono yang saat ini menjabat Wakil Bupati mulai muncul kepermukaan. Rakyat Kulon Progo yang berharap agar program Kulon Progo ke depan bisa berkelanjutan, sangat berharap agar Mulyono bisa menggantikan Toyo sebagai Bupati Kulon Progo mendatang.

Langkah Mulyono untuk meramaikan bursa Pilkada Kulon Progo 2011 ini berjalan mulus. Setidaknya nama Mulyono masuk diantara empat balon yang mendaftar melalui PDIP. Mekanisme penjaringan yang dilakukan oleh DPC PDIP Kulon Progo ini, akan merekomendasikan empat bakal calon yang selanjutnya diajukan ke DPD PDIP Prov. DIY. Selanjutnya DPD PDIP Prov. DIY akan melakukan penyaringan terhadap keempat balon ini, dan merekomendasikan dua nama untuk diajukan kepada DPP PDIP.  Keempat balon bupati  yang mendaftar melalui DPC PDIP Kulonprogo tersebut yaitu, Mulyono, Endang Darmawan, Zuhadmono Ashari dan dr Hasto Wardoyo.

Berkaitan dengan akan segera digelarnya Pilkada Kulon Progo 2011, perlu dicatatkan bahwa pada saat ini penduduk Kabupaten Kulonprogo berjumlah  470.520 jiwa, dan sekitar 250 ribu diantaranya memiliki hak pilih. Menurut Ketua KPU Kulonprogo, Siti Ghoniyatun angka itu merupakan data awal yang tetap harus menjalani proses pemutakhiran untuk dijadikan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT), pada Pilkada Kulon Progo 19 Juni mendatang.

7 responses to this post.

  1. Posted by helmiatok on 30 Januari 2011 at 03:31

    pilkada kulonprogo 2011 diikuti oleh beberapa pasangan balon yang diajukan oleh partai mepun gabungan partai maupun balon independen. mengomentari tulisan anda di atas memang tepat bahwasanya pdip bermain dengan sangat cerdik dalam penjaringan balon, sayang hal tersebut tak diikuti oleh partai pemenang di kulonprogo. partai amanat nasional bukannya mengambil posisi superior dalam menjaring calon namun justru hanya mengambil posisi infrerior. situasi tersebut nampaknya menjadikan pertarungan perebutan kursi bupati tak akan berlangsung seru…… akan terjadi disparitas suara yang signifikan, semoga sukses sang pemberani……..

    Balas

  2. Posted by Lies Yanti on 15 Februari 2011 at 05:30

    warga kulon progo di kutai kartanegara mendukung salah satu bakal calon bupati kulon progo..dr. Hasto Wardoyo

    Balas

  3. Posted by fajar on 1 Maret 2011 at 10:57

    Yang cacat moral ga boleh ikut ya……

    Balas

  4. Posted by lala on 15 April 2011 at 05:04

    ayo dengan pemimpin baru usahakan gaung kulon progo go nasional. kita diperantauan jarang mendengar berita kulon progo. jadikan kulon progo lebih baik.

    Balas

  5. Posted by Ngasto on 12 Mei 2011 at 04:18

    Yang lompat-lompat partai menandakan tidak punya pendirian dan tidak punya tekad kuat untuk bertahan.

    Balas

  6. Posted by Azis on 13 Mei 2011 at 11:34

    Menurut data kami :
    Semenjak PEMILUKADA Langsung (Th 2005 s/d sekarang)
    Belum ada satupun Pemenang PILKADA yang bersih dari MONEY POLITIK.

    Waspadalah…

    Balas

  7. Posted by bambang kp on 5 Juni 2011 at 06:55

    sopasti no. 4….amiiiinnnn.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: