Langkah Hijau yang Partisipatif

Pengetahuan yang kita miliki tidak akan ada manfaatnya sama sekali manakala dia hanya kita biarkan saja sebagai isi kepala. Pengetahuan akan bermanfaat andaikata dia bisa diaplikasikan untuk melakukan sesuatu, serta disebarluaskan kepada orang lain. Jangan pelit untuk membagikan pengetahuan, sebab pengetahuan tidak akan pernah habis karena dibagi. Tetapi sebaliknya pengetahuan akan habis dan kehilangan makna andaikata dia dibiarkan begitu saja di kepala kita, terlebih bila tidak pernah digunakan.

Maka andaikata pada saat ini kita telah sepakat untuk berbagi pengetahuan tentang lingkungan, dan kita memiliki komitmen bersama untuk melakukan sesuatu guna menyelamatkan lingkungan kita, marilah kita mulai dengan membuat perencanaan. Perencanaan memiliki peran penting sebagai panduan dan parameter prestasi kegiatan kita.

Dari mana kita bisa memulai? Langkah yang cukup sederhana adalah dengan membuat sebuah perencanaan yang paling mungkin, yang bisa kita lakukan di keluarga kita. Misalnya kita ingin mencoba memilah sampah rumah tangga kita. Maka keinginan itu kita sampaikan kepada seluruh anggota keluarga kita. Selanjutnya kita jelaskan macam-macam jenis sampah berikut contohnya. Ajaklah seluruh anggota keluarga untuk mau terlibat melakukan itu.

Selain tentang pengelolaan sampah, kita juga bisa melakukan pemanfaatan pekarangan kita untuk ditanami dengan berbagai tanaman. Baik itu tanaman hias, sayur mayur, buah-buahan atau tanaman obat. Andaikata kita tidak memiliki tanah kosong, kita masih dapat melakukannya dengan media pot. Kemudian kita juga bisa melakukan gerakan penghematan penggunaan air dan energi listrik di rumah kita.

Jelaskan kenapa langkah hijau itu harus dilakukan, bagaimana cara melakukannya, serta tunjukkan manfaat apa yang bisa kita dapat dari gerakan langkah hijau ini. Maknanya disini adalah, bahwa setiap perencanaan harus memiliki maksud dan tujuan yang jelas, memiliki cara dan metode yang bisa dilakukan secara bersama, dan yang tidak kalah pentingnya adalah memiliki alasan mengapa kegiatan ini harus dilakukan.

Setelah perencanaan selesai disusun maka disampaikan kepada seluruh anggota keluarga yang akan dilibatkan dalam kegiatan ini. Mungkin akan ada sedikit perdebatan dan diskusi, tetapi hal itu harus disikapi dengan bijak. Karena dengan adanya perdebatan dan diskusi, justru menandakan bahwa rencana kita sedang mendapat respon, Terpenting bagi kita adalah tetap sabar memberi penjelasan dan terbuka dalam menyikapi masukan. Inilah prinsip terpenting dari langkah cerdas untuk menyelamatkan lingkungan; sabar dan terbuka.

Apabila semua anggota keluarga telah menerima dan bersedia menjalankan kegiatan seperti yang direncanakan, mulailah dengan membuat sistem bagaimana kegiatan ini akan dilaksanakan. Mungkin kita akan melakukan pembagian tugas antar anggota keluarga, agar masing-masing anggota keluarga tahu dengan apa yang harus dilakukan, dan bisa tergerak sendiri untuk melaksanakan tugasnya tanpa harus disuruh. Selain itu perlu juga dibuat kesepakatan-kesepakatan antar anggota keluarga untuk mengantisipasi manakala ada anggota keluarga yang tidak dapat melaksanakan tugasnya karena sesuatu hal, yang alasannya bisa dipahami dan dimengerti anggota keluarga yang lain. Berikan peran dan tanggung jawab yang proporsional kepada tiap anggota keluarga, dan yang terpenting semua anggota keluarga harus memiliki konsistensi dengan apa yang telah disepakati.

Tunjukkan kegiatan langkah hijau di rumah kita, kepada orang-orang yang dekat dengan keluarga kita, bisa dimulai dari tetangga, rekan kerja atau sekolah, famili, kerabat dan lain sebagainya. Jelaskan pula apa manfaat dari langkah hijau di rumah, bagaimana melakukannya, serta alasan kenapa hal ini harus dilakukan oleh setiap rumah tangga. Ajaklah mereka berbicara tentang isu lingkungan, dan apa yang bisa kita lakukan untuk kebaikan lingkungan.

Langkah selanjutnya beritahukan kegiatan langkah hijau di rumah kita kepada tokoh-tokoh masyarakat di kampung kita, baik itu tokoh formal seperti ketua RT, RW, Kepala Desa atau Lurah dan lain sebagainya, maupun tokoh informal seperti sesepuh kampung, pengurus takmir masjid dan lain sebagainya. Bagaimana pun keberadaan tokoh-tokoh masyarakat ini memiliki peran strategis dalam rangka memasyarakatkan gerakan langkah hijau secara lebih luas. Biasanya seseorang dijadikan tokoh oleh masyarakat, karena dia memiliki kapasitas tertentu dan bisa dijadikan panutan oleh masyarakat. Dengan melibatkan keberadaan tokoh masyarakat, maka gerakan langkah hijau ini akan bisa dikembangkan secara lebih efektif.

Selanjutnya lakukan sosialisasi dengan berbagai cara, dan sebaiknya dengan melibatkan tokoh masyarakat yang ada, baik formal maupun informal. Mintalah bantuan kepada tokoh masyarakat setempat untuk memfasilitasi upaya sosialisasi gerakan langkah hijau. Misalnya, dalam pertemuan RT atau kampung kita bisa minta waktu untuk menyampaikan berbagai hal mengenai isu lingkungan dan gerakan langkah hijau yang telah kita lakukan. Bahkan akan lebih bagus lagi jika isu tersebut bisa dijadikan agenda pertemuan untuk dibahas bersama, dengan harapan bisa melahirkan sebuah rencana tindak lanjut.

Lahirnya sebuah rencana tindak lanjut yang disusun bersama dengan melibatkan seluruh warga, akan menjadikan gerakan langkah hijau bersifat partisipatoris. Keuntungan dari suatu kegiatan yang bersifat partisipatoris, adalah adanya pemahaman bersama terhadap arti penting dari kegiatan tersebut, tergalinya swadaya masyarakat secara sukarela baik berupa materi maupun tenaga, adanya rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap keberhasilan kegiatan, dan yang terakhir menumbuhkan rasa bangga bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan yang bersifat partisipatoris biasanya akan lebih akuntabel dan transparan.

Dengan melibatkan seluruh masyarakat, dan mendapatkan legitimasi dari pengurus kampung, maka gerakan langkah hijau ini akan semakin leluasa untuk dilaksanakan. Karena kita bisa meminta bantuan, partisipasi atau bekerja sama dengan pihak lain untuk merealisasikan gagasan tentang gerakan langkah hijau di lingkungan kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: