Perkembangan Sosial Bayi Usia 0 – 2 Tahun

• Attachment (kelekatan, hubungan kasih sayang mesra yang dibentuk seseorang dengan orang lain) merupakan bentuk sosialisasi dini (early socialization). Biasanya, pengalaman pertama sosialisasi bayi adalah dengan ibunya. Usia 2 bulan (social period) bayi responsif terhadap manusia dan bukan manusia. Usia 7 bulan terjadi generalisasi pada semua orang (indiscriminate attachment). Pada usia 7 – 12 bulan terbentuk specific attachment dimana bayi mulai takut terhadap orang asing dan attachment terarah kepada ibu (atau orang yang paling dekat hubungannya).
• Sekitar usia 6 bulan, mulai muncul senyum sosial, yaitu senyum yang ditujukan pada seseorang (termasuk kepada bayi lain), bukan senyum refleks karena reaksi tubuh terhadap rangsang.
• Pada usia 9 – 13 bulan, bayi mencoba menyentuh pakaian, wajah, rambut bayi lain, dan meniru prilaku serta suara mereka.
• Pada usia 16 – 18 bulan bayi mulai menunjukkan sikap negatifisme, berupa keras kepala dan menolak untuk menuruti perintah atau permintaan orang dewasa.
• Pada usia 18 – 24 bulan, bayi mulai menunjukkan minat untuk bermain dengan bayi lain dan menggunakan alat-alat permainan untuk membentuk hubungan sosialnya.
• Usia 22 – 24 bulan, bayi mau bekerja sama dalam sejumlah kegiatan rutin, seperti mandi, makan dan berpakaian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: