Archive for Januari, 2011

Presiden Soekarno Pernah Ditipu Tukang Becak dan Pelacur

Pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, sekitar tahun 1950-an. Terdapat sepasang “suami istri” yang mengaku sebagai Raja Kubu , yang bergelar  Raja Idrus dan Ratu Markonah.  Entah melalui cara yang bagaimana, pasangan ini mendapat pemberitaan pers yang luar biasa, bahkan foto-foto keduanya menghiasi halaman-halaman media massa. Maka tidak mengherankan andai sejumlah pejabat negara kemudian memberikan penghormatan istimewa  pada pasangan ini Baca lebih lanjut

Iklan

CROP CIRCLE: Antara Karya Seni dan Imajinasi Alien(asi)

Pertanyaan pertama yang mungkin harus kita ajukan, sejak kapan pola geometris yang disebut dengan “crop Circle” dianggap sebagai bekas tempat pendaratan pesawat ruang angkasa (UFO)? Seberapa canggih teknologi alien, hingga bisa membuat alat transportasi luar biasa yang tidak meninggalkan residu kimia? Baca lebih lanjut

CROP CIRCLE: UFO dan Fenomena Crop Circle di Sleman

Isu mendaratnya pesawat ruang angkasa di Sleman, terbukti hanyalah isapan jempol belaka. Terbentuknya gambar struktur geometris di areal persawahan Jogotirto, Berbah, Sleman, yang semula diduga sebagai “bekas” yang ditinggalkan oleh pesawat UFO, ternyata hanya hasil kreasi seniman. Baca lebih lanjut

Mahfud MD: Hampir Semua Calon Incumbent Curang

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menjelaskan bahwa hampir semua calon kepala daerah incumbent dalam pilkada berbuat curang. Dalam sidang sengketa pilkada yang tangani  MK dengan melibatkan pasangan calon incumbent, kecurangan sering  terbukti.  “Dari 190 kasus yang ada, hampir semua calon incumbent terbukti berbuat curang dengan memanfaatkann jabatannya,” kata Mahfud, di Jakarta, Kamis (9/12). Baca lebih lanjut

Pilkada Kulon Progo 2011

Pilkada Kulon Progo 2011 bakal diramaikan oleh belasan tokoh masyarakat, politisi, pengusaha, dan pejabat yang mencoba mengadu untung dalam pertarungan kandidasi calon bupati. Sejumlah nama mulai bermunculan, begitu juga dengan sejumlah partai politik  yang sudah memantapkan langkah untuk melakukan penjaringan dan mengelus-elus jago. Baca lebih lanjut

Kerawanan Pilkada (3)

Selain kerawanan pada sisi penyalahgunaan wewenang calon incumbent yang menggunakan dana APBD dan memperalat birokrasi sebagai bahan bakar dan mesin politiknya, kerawanan lain juga bisa dilakukan oleh semua kandidat. Kerawanan ini ditandai dengan semakin menguatnya kecenderungan pragmatis transaksional antara masyarakat dengan kandidat, melalui politik uang. Baca lebih lanjut

Kerawanan Pilkada (2)

Dari segi penguasaan akses, kandidat yang akan berlaga dalam pilkada bisa dibedakan dalam dua kategori, yaitu incumbent dan bukan incumbent. Sedangkan dari “tiket” yang mereka pegang, juga bisa dibedakan menjadi dua kategori, yaitu calon dari jalur parpol dan calon independen. Fenomena fragmentasi kandidat Kepala Daerah yang seperti ini, lazim terjadi diberbagai daerah di Indonesia. Baca lebih lanjut