Simon Garfunkel: Persahabatan Sejati Artis Amerika

Sumber: www.AnneAhira.com

“I am on your side, ooo if you need a friends…”, itulah penggalan bait lagu Bridge Over Trouble Water, yang bercerita tentang makna persahabatan. Lagu ini dipopulerkan oleh Simon Garfunkel pada 1970-an dan ironisnya sekaligus menandai akhir dari grup duet ini.

Persahabatan antara Paul Simon dan Arthur Garfunkel bisa diibaratkan seperti Tom & Jerry, sering berselisih tetapi saling merindukan. Oleh karena itulah pada mulanya mereka menamakan grup duet mereka dengan Tom & Jerry.

Kedua artis Amerika ini memang telah menjalin persahabatan sejak masih bocah. Mereka tinggal bertetangga di Forest Hills, dan menjadi teman sekelas di Forest Hills High School, New York.

Duet Tom & Jerry berhasil merilis album pertama mereka pada 1957, dengan singel Hey, Schoolgirl yang bisa terjual sebanyak 100 ribu kopi, dan menempati peringkat 49 dalam tangga lagu versi majalah Billboard.

Setamat SMA pada 1958, Simon meneruskan studinya ke Queens College, sedangkan Garfunkel ke Columbia University. Namun demikian, keduanya masih kerap tampil menyanyi bersama. Bahkan, sejak 1963, nama Simon Garfunkel mulai terkenal sebagai duet penyanyi di New York, yang nyaris disejajarkan dengan Bob Dylan.

Kerusuhan sipil di Mississipi pada 21 Juni 1964, telah merenggut nyawa salah seorang rekan mereka. Andrew Goodman, demikian nama rekan mereka, ditemukan mati terbunuh bersama dua aktivis lainnya ketika sedang memperjuangkan hak-hak sipil bagi rakyat Amerika. Kepedihan ini membuat Simon menciptakan lagu yang secara khusus didedikasikan untuk Andrew Goodman.

Lagu yang diberi judul He Was My Brother ini selanjutnya ditunjukkan kepada Garfunkel. Akhirnya, mereka sepakat untuk memasukkan lagu tersebut dalam album Wednesday Morning, 3 AM, yang dirilis 19 Oktober 1964. Album ini adalah album pertama mereka dengan menggunakan nama resmi Simon Garfunkel, bukan Tom & Jerry lagi.

Talak-Rujuk ala Simon Garfunkel

Sayang, album Wednesday Morning 3 AM ini hanya laku terjual 3 ribu kopi, dan ini sangat mengecewakan mereka. Selanjutnya, grup duet Simon Garfunkel bubar, terlebih karena Simon kemudian pindah ke Inggris. Selama mereka berpisah, baik Simon maupun Garfunkel tetap berkarya mencipta lagu dan bermain musik. Bahkan, selama tinggal di Inggris, Simon sempat membuat beberapa album, yang di antaranya memuat lagu Sound of Silence yang langsung melejit.

Lagu ini merupakan ekspresi kerinduannya pada Garfunkel, dan mengilhaminya untuk kembali ke Amerika lagi. Selanjutnya, Simon Garfunkal bersatu lagi, dan membuat album kedua pada Januari 1966 dengan tajuk Sound of Silence.  Album ini menempati peringkat 21 dalam daftar album lagu terlaris.

Lagi-lagi persahabatan mereka mulai menunjukkan gejala tidak sehat. Pertunjukan Simon Garfunkel pada 11 November 1969 makin memperburuk hubungan keduanya, pesan antiperang Vietnam yang mereka selipkan dianggap mengundang kontroversial. Bahkan, dalam album terakhir mereka yang bertajuk Bridge Over Trouble Water, mereka tampak bertengkar sengit.

Album yang  menurut rencananya semula akan memuat 12 lagu itu, berubah menjadi ajang pertengkaran sengit ketika mereka harus menentukan lagu apa saja yang akan mereka masukkan dalam album ini. Simon bersikukuh untuk memasukkan lagu Cuba Si, Nixon No, namun Garfunkel tetap ngotot menolaknya.

Situasi politik luar negeri Amerika pada waktu itu memang sedang panas, sehubungan dengan isu senjata nuklir balistik yang dimiliki Kuba. Pertengkaran ini akhirnya diselesaikan dengan hanya merekam 11 lagu saja. Peristiwa inilah yang menyebabkan duet Simon Garfunkel ini benar-benar bubar.

Namun demikian, mereka tetap saling rindu dan tetap main musik bersama dalam berbagai panggung. Bahkan, dua tahun setelah menyatakan bubar, mereka masih tampak main bareng di Madison Square. Pada 23 Februari 2003, mereka mendapatkan Penghargaan Pencapaian Seumur Hidup (Live Achievement Award), untuk sumbangsih mereka dalam bidang musik. Pada pembukaan acara penghargaan Grammy tersebut, mereka didaulat untuk berduet menyanyikan lagu The Sound of Silence.  

Mungkin seperti inilah makna persahabatan. Sekalipun sering bertengkar, tetapi tidak pernah saling benci apalagi memusuhi. “Hello darkness my old friend, I’ve come to talk with you again…”  

%d blogger menyukai ini: