Biografi Artis: Michael Jackson, Si Raja Pop Dunia

Sumber: www.AnneAhira.com

Mencermati biografi artis dunia ini, seperti membaca kisah dongeng. Dia dilahirkan dari keluarga miskin di pinggiran Chicago pada 29 Agustus 1958. Ketika beranjak dewasa, dia berhasil meraih kekayaan dan kemasyhuran di dunia. Akan tetapi, ironisnya dia meninggal dalam kesepian yang pedih ditengah lilitan utang yang sangat banyak.

Michael Joseph Jackson memiliki masa kecil yang kelam akibat tindak kekerasan yang dilakukan sang ayah kepadanya. Namun demikian, sedari kecil bakat musiknya sudah menonjol. Bahkan, dia berhasil memukau jemaat gereja dengan penampilan menyanyinya pada acara resital Natal, ketika berusia lima tahun.

Umur 8 tahun, dia bergabung dengan The Jackson Brothers. Sebuah band keluarga yang beranggotakan saudara-saudaranya. Band ini akhirnya berganti nama menjadi The Jackson Five. Pada 1966, mereka berhasil memenangi lomba pencarian bakat tingkat lokal.

Michael Jackson tumbuh besar dengan sifat humanis yang kental. Bencana kelaparan di Ethiopia mengusik rasa kemanusiaannya. Maka, bersama Lionel Richie, dia membuat single We Are the World pada 1985. Singel itu kemudian dirilis ke seluruh dunia untuk tujuan amal, dan disumbangkan bagi rakyat Ethiopia. Single ini dinyanyikan oleh 39 artis dunia, dan terjual lebih dari 20 juta kopi.

Menjadi Bintang

Michael Jackson muda agaknya memang dilahirkan untuk jadi pemenang. Dia behasil memenangi tiga penghargaan di “American Music Awards” 1980, untuk penampilan solonya.

Sementara itu, album keduanya, “Thriller”, yang dirilis pada 1982 bisa dianggap sebagai puncak karirnya. Karena, album ini sanggup bertahan di 10 besar Billboard 200 selama 80 minggu berturut-turut. Periode ini adalah periode yang luar biasa menguntungkan baginya.

Ketika tampil di acara TV “Motown 25”, Michael Jackson menunjukkan gerakan tarinya yang terkenal, moonwalk. Jenis tarian ini kemudian mengilhami banyak penyanyi dunia lain, dan jadi tarian favorit para penari breakdance.

Sepanjang karirnya, dia telah tampil pada 123 konser di hadapan 4,4 juta orang, dan memecahkan Guinness World Record. Lewat penampilan panggung dan video-video klipnya, Michael Jackson mempopulerkan sejumlah teknik menari seperti menari robot dan moonwalk. Suara dan gaya vokalnya mempengaruhi dan diikuti oleh banyak penyanyi hip hop, pop, dan R&B.

Selain mencatatkan namanya dalam Guinness World Records untuk berbagai kategori, dia memiliki prestasi lain yang sangat banyak. Di antaranya menerima 13 Grammy Awards untuk 13 buah singelnya yang berhasil menempati peringkat pertama dalam Hot 100. Selain itu, album-albumnya terjual hingga 750 juta keping di seluruh dunia.

Sepanjang hidupnya, dia telah menghasilkan banyak album, antara lain Got to Be There (1972), Ben (1972), Music and Me (1973), Forever, Michael (1975), Off the Wall (1979), Thriller (1982), Bad (1987), Dangerous (1991), HIStory (1995), dan Invincible (2001).

Meredupnya Bintang

Namun, keberuntungan ternyata tidak selalu berpihak kepadanya. Pada 27 Januari 1984, Michael Jackson mengalami kecelakaan dalam proses pembuatan iklan “Pepsi”. Dia mengalami luka bakar tingkat dua di kulit kepala. Untuk itu, dia harus menjalani serangkaian operasi plastik.

Setelah menjalani operasi plastik, dia mulai bermasalah dengan perubahan warna kulitnya (vitiligo). Dampak langsung yang dirasakannya adalah rasa nyeri yang sangat pada tubuhnya ketika terkena sinar matahari secara langsung. Karena itulah, dia mulai mengkonsumsi obat pereda rasa nyeri.

Pada sisi lain, dia juga jadi semakin sering melakukan operasi plastik demi memperindah penampilannya. Namun sayangnya, tidak semua operasi plastik yang dia jalani bisa berhasil baik. Bahkan, bentuk hidung dan mulutnya malah rusak. Untuk menutupinya, dia lalu mengenakan masker. 

Faktor inilah yang diduga sebagai penyebab kemerosotan kesehatannya dan menjadikannya stres, murung, serta depresi. Akibatnya, dia jadi sangat bergantung pada dokter dan obat. Bahkan, dokter harus menyuntiknya dengan 25 miligram propofol setiap beberapa jam sekali untuk menghilangkan rasa nyeri yang dideritanya agar bisa membuatnya tertidur.

Pemberian suntikan ini berlangsung terus. Bahkan, dia masih menerimanya beberapa saat sebelum maut datang menjemput pada Kamis, 25 Juni 2009.

Heal the world. Make a better place, for you and for me and the entires human race!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: